Mani Kosmik

23:07
bocah nakal berkubang lumpur..
mainkan onggok tanah becek nan hancur..
bersahabat dengan asal kejadiannya..
akrab dengan kandang bangkainya..

tahukah dia dari tanah itu..
limpahan energi nabati dan hewani..
mengalir merajut bakal kehidupan baru..
berupa kerumitan dahsyat dalam air mani..

cairan ajaib kreasi Tuhan..
hadiah istimewa cinta dua insan..
berpadu dan menari dalam ruang ragawi..
proses mahahebat pun terjadi..

gumpal darah.. daging memerah..
sumsum mengeras.. bentuk menjelas..
jasad disempurnakan.. ruh ditiupkan..
jadilah ia sang khalifah.. atau penumpah darah!

mata mulai memandang.. hitam dan putih..
telinga pun menyimak.. caci dan puji..
mulut kian dendangkan.. kecewa dan asa..
hati turut merasa.. benci dan cinta..

langkah demi langkah ditapaki..
pahit perih goresi dinding hati..
hingga cangkang inderawi makin payah..
dan tiap sel tubuh pun merengek lelah..

duhai anak, adik, cucu, putra, dan putri..
selamat datang di hiruk pikuk dunia ini..
aduhai ayah, ibu, kakek, nenek, paman dan bibi..
tangisku pasti meleleh saat kalian pergi..

yang bayi menjadi remaja..
remaja mendewasa jadi ayah bunda..
ayah bunda semakin tua..
dan di saatnya akan mati jua..

lalu.. apa kabar dengan cairan itu..
yang kini t'lah mengaku jadi aku..
kapan dan bagaimana ia 'kan kembali..
dipeluk sang induk, liang sempit di bumi..

:: Krapyak, Maret 2011 ::

No comments:

Powered by Blogger.