Senandung Senja

21:16
ufuk bertabur mega
menuju gelap yang tak berarti kelam,
karena bagi para hamba
malam ialah penghulu tenteram.

tak terasa,
pagi nan cerah berlalu pergi
terik siangpun telah terlewati,
dan kini, senja rasa sedang menanti.

temu dan sapa selalu terkenang
senyum dan tatap tak mungkin hilang,
menggelitik rasa yang pernah tumbuh
menghibur jiwa yang sempat rapuh.

namun tenang,
cinta bisa menjelma apa saja
tak melulu asmara pria dan wanita

ia bisa mencair
berwujud sejuk persaudaraan,
pun mengkristal
menjadi hangat kekeluargaan.

aduhai,
lihatlah ia
indahnya langit senja

maka kularung untaian salam
melalui angin, cahaya, dan
debu-debu yang beterbangan

teruntuk ia
bersama hatinya,
dalam peluk mesra Sang Mahacinta,
penggenggam segenap jiwa
selamanya.

Senja di langit kita, Krapyak














~

tegal, nyepi 2014

No comments:

Powered by Blogger.