Syair dan Terjemah Kasidah Khusnul Khotimah

07:53

Hal terpenting dalam fase kehidupan manusia adalah bagaimana pungkasan usianya hidup di dunia. Meski bagaimanapun keadaannya ketika hidup; senang, susah, rendah, tinggi, sengsara, sejahtera, taat, ataupun durhaka. Indah atau suramnya pungkasan usia bisa merupakan akibat dari hal-hal kecil ketika menjalani proses kehidupan, namun ia juga menjadi penentu bagaimana nasibnya kelak dalam kehidupan selanjutnya.

Jika orang-orang mulia begitu mendambakan indahnya pungkasan, lalu bagaimana halnya dengan orang-orang hina berlumur dosa semacam kita?

Syair-syair tersusun sebagai ekspresi pengharapan seorang hamba kepada Tuhannya, agar dikaruniai indahnya pungkasan hidup. Salah satunya adalah syair yang disusun al-‘Arif Billah al-Habib ‘Ali bin Muhammad bin Husein al-Habsyi (w. 1915) ini, favoritku. Menuturkan tentang kesementaraan dunia, kehancuran raga, dan kesejatian saat-saat kembali.

Berikut ini kucantumkan syair dan terjemah seadanya (mohon koreksi) atas rangkaian syair ini. Adapun dendang syair dalam versi audio bisa disimak di sini: Kasidah Khusnul Khotimah. Syahdu disenandungkan dalam sunyi, sambil menatap gelaran dunia fana.


قصيدة حسن الخاتمة
للحبيب علي بن محمد بن حسين الحبشي

Kasidah Khusnul Kotimah
Oleh: a-Habib Ali bin Muhammad bin Husein Al-Habsyi

يا أهل العقول السالمة وأهل القلوب العالمة
قولوا بهمة عازمة وبصدق نية جازمة
يا الله بحسن الخاتمة

Wahai pemilik akal sehat dan hati yang merasa, katakanlah dengan semangat bergelora dan niat yang sungguh-sungguh: Duhai Allah, karuniakanlah Khusnul Khotimah, indahnya pungkasan.

فهي إليها المنتهى قد قال أرباب النهي
يا الله بها ياالله بها دعوى عجيبة تامة
يا الله بحسن الخاتمة

Maka kepada pungkasan yang baik itulah semoga berujung perjalanan hidup. Mereka yang memiliki akal pikiran tentu senantiasa merengek: “Duhai Allah, duhai Allah..” dengan harapan yang semoga terkabul sempurna: “Duhai Allah, karuniakan indahnya pungkasan.”

ياربنا ياربنا ألطف بنا واغفرلنا
واختم بخير ان دنا إبان يوم الطامة
ياالله بحسن الخاتمة

Duhai Gusti kami, duhai Gusti kami, berlembutlah dengan kami, ampunilah kami, dan pungkasi akhir kehidupan kami dengan kebaikan, ketika tiba kengerian hari-hari  penuh bencana itu.

فالموت آت عن قريب كل له منه نصيب
من كان دان او نسيب فهي مصيبة عامة
يا الله بحسن الخاتمة

Kematian pasti akan datang, ianya begitu dekat. Dalam kematian, setiap orang punya jatahnya masing-masing, baik hina ataupun mulia. Karena kematian adalah musibah bagi semua. Duhai Allah, karuniakan indahnya pungkasan.

ثم إذا مته أتوك وغسلوك وكفنوك
وشيعوك وألحدوك وصرت جيفة خامة
ياالله بحسن الخاتمة

Kemudian ketika kematian menjemputmu, kau dimandikan dan dibungkus kafan, lalu kau diperjalankan dan dipendam. Akhirnya kau menjadi mayat yang membusuk. Duhai Allah, karuniakan indahnya pungkasan.

يارب كن لي يا معين إذا رشح عظم الجبين
واختم إلهي باليقين من قبل لوم اللائمة
يا الله بحسن الخاتمة

Wahai Gustiku, tolonglah hamba-Mu ketika tiba saatnya remuk tulang belulang dan tengkorakku. Pungkasilah kehidupanku dengan kuatnya keyakinan, sebelum saatnya nanti digerogoti binatang-binatang di dalam tanah. Duhai Allah, karuniakanlah indahnya pungkasan.

دنياك ما هي للمقر وإنما هي للممر
فافكر وامعن في النظر ولا تكن كالسائمة
يا الله بحسن الخاتمة

Duniamu bukanlah tempat untuk menetap, ia hanyalah sekedar tempat lewat. Maka renungkan dengan pikiranmu, jangan seperti hewan tak berakal. Duhai Allah, karuniakan indahnya pungkasan.

قد حان حين الإنتقال والعمر ولى في ارتحال
لكن أرجو ذا الجلال بجاه والد فاطمة
أمنن بحسن الخاتمه

Telah datang saat perpindahan dari alam dunia menuju kubur, sedangkan umur telah habis percuma dalam perjalanan. Namun hamba merengek pada Ia Sang Pemilik Keagungan, dengan keluhuran Baginda Muhammad Ayah Fathimah: anugerahilah hamba indahnya pungkasan.

يارب ما معنى عمل وكسبنا كله زلل
لكن لنا فيك أمل تحيي العظام الرامة
ياالله بحسن الخاتمة

Duhai Gusti, apalah artinya amal perbuatan, segala upaya kami lebur. Namun kami tetap menaruh angan-angan penuh harap pada-Mu, bahkan tulang belulang remuk pun bisa Engkau hidupkan. Duhai Allah, karuniakan indahnya pungkasan.

~
Krapyak, Jumat, May Day 2015

2 comments:

Powered by Blogger.