Kemesraan Para Wali dengan al-Quran

09:01
KISAH 1; MEMBACA
Kisah ini saya denger dari Al-Ustadz Al-Habib Ahmad bin Novel bin Jindan di majelis Al-Fachriyyah beberapa bulan lalu... beliau cerita, bahwa Habib Alwi bin Ali Al-Habsyi (Solo) pernah berkunjung ke tempatnya Habib Ahmad Al-Muhdlor di Seiwun...

dan setiap kali Habib Alwi makmum shalat jahriyyah (magrib, isya atau shubuh) kepada Habib Ahmad, Habib Alwi tidak membaca fatihah sebagaimana yang diamalkan dalam madzhab Imam Syafi'i... alasannya;

"Ketika saya bermakmum kepada Habib Ahmad, saya ikut pendapat Ulama yang tidak mewajibkan membaca Fatihah bagi makmum. Karena bacaan (qiroat) Habib Ahmad adalah QIROAT BARZAKHIYYAH, yang sangat menyentuh hati..."
al-Habib Alwi bin Ali bin Muhammad al-Habsyi, Solo


Maksudnya QIROAT BARZAKHIYYAH itu seakan-akan beliau yang membaca Quran pernah berada di alam Barzakh, sehingga pembacaannya TERAMAT SANGAT khusyu, haqqul-yaqin, dan membuat setiap orang yang mendengarnya 'gemredek'.

KISAH 2; MENYIMAK
Kisah yang lain seperti yang diceritakan oleh temen santri Pondok Pesantren Al-Falah, Ploso, Kediri. Bahwa Al-Mukarrom Kyai Hamim Djazuli alias Gus Miek sudah terkenal 'aneh' dan 'nyeleneh' sejak kecil...

Namun, seaneh-anehnya beliau, Gus Miek kecil paling betah duduk berlama-lama, berjam-jam, 'hanya' untuk menyimak bacaan Al-Quran. Padahal usianya masih remaja. Bahkan beliau sudi 'mbayari' rokok, jajan dan kopi bagi santri yang mau membacakan Al-Quran untuk beliau...
Gus Miek, Ploso

No comments:

Powered by Blogger.