MAKRIFAT

07:46
Bukalah hatimu dan coba renungkan…

Sungguh kemuliaan dan keutamaan seseorang tergantung pada persiapannya untuk mengenal ALLAH (Makrifat Billah). Makrifat semacam ini secara khusus diberikan Allah kepada makhluknya yang bernama: MANUSIA, laki-laki maupun wanita.

Kita mengerti, bahwa puncak kemuliaan, puncak kehormatan dan pucak kesuksesan kita dalam kehidupan dunia adalah: MAKRIFAT kepada ALLAH. Sedangkan manusia dapat bermakrifat hanyalah dengan HATINYA, tak ada sarana lain yang dapat ia gunakan untuk mengenal Allah selain HATINYA. Hatilah yang mengenal Allah, yang mendekatkan diri kepada Allah, dengan hatilah amalmu disebut IBADAH, dengan hati kau bisa memperoleh penyingkapan rahasia dan berbagai anugerah yang terdapat di sisi ALLAH.

Semua itu hanya bisa digapai dengan HATI, sedangkan anggota badan ini, hanyalah pelayan-pelayan yang membantu Sang Komandan, yakni hati, untuk mencapai tujuan utamanya, yakni MAKRIFAT kepada ALLAH…

Jadi, jasad ini, tangan, mata, kaki, mulut, perut, kemaluan, kepala, otak, jantung, liver, tulang, daging, otot, hidung, kesemuanya hanyalah PELAYAN BAGI HATI untuk menggapai MAKRIFAT..

Makanya, orang-orang yang menguras pikirannya hanya untuk memenuhi keinginan jasmaniyahnya, hanya untuk memenuhi nafsu-nafsu para pelayan ini, sedangkan dia melalaikan keadaan HATINYA, sungguh, orang macam ini setiap saat merosot derajatnya di sisi Allah, merosot, merosot dan terus merosot, hingga sampai ke dasar liang terbawah; ASFALA SAAFILIIN…

Tiap hari kau dandani lahirmu, wajahmu dan tubuhmu, sehingga kau terlihat elok dan membuat orang-orang simpatik dan tertarik padamu… itu karena keadaan lahirmu yang kau rawat dengan baik…

Namun, tampilan lahir tidak akan bertahan selamanya, pasti akan berakhir, kapan? Ketika jasadmu berkalang tanah, di liang kuburmu kelak.. jika kini kau hanya sibuk dengan urusan jasmani belaka, lalu mengabaikan segala perhiasan hati, maka cukuplah kau minta upah kepada cacing dan belatung yang akan menikmati jasadmu kelak di liang landak..

Saudaraku… Dandanilah hatimu dengan AKHLAQ, agar kau tampak elok di hadirat ALLAH AL-KHALLAAQ…
RIDHO-NYA adalah tujuanmu...

MAKRIFAT adalah cita-citamu…

HATI adalah lenteramu…

Sedangkan TUBUH RAGA ini, adalah saranamu… maka gunakanlah sarana ini sebaik-baiknya, jadikan
RAGAMU sebagai PELAYAN yang tunduk kepada KOMANDO HATI. Jika ini kau lakukan, maka kau akan raih kesuksesan dunia dan akhiratmu, dalam hatimu akan memancar CAHAYA MAKRIFAT yang berasal dari ALLAH…

JASAD-mu tunduk kepada hatimu…

Sedangkan HATI terpaut pada ruhmu yang selalu dalam keadaan bermujahadah menghadap Rabb-mu…
Oleh sebab itu, RUH-mu selalu terang dengan CAHAYA ILAHIYAH…

Inilah KEADAAN PUNCAK KEDEKATAN yang tak dapat lagi diungkapkan dengan kata-kata…

Inilah KONDISI PUNCAK SPIRITUAL yang digambarkan oleh ALLAH TA’ALA dalam Alquran;
“Katakanlah; Ruh itu termasuk urusan Tuhanku.” (Surat Al-Isra’, ayat 85).

- Nasihat Al-Habib Umar Bin Hafidz -

Jakarta, Mei 2009

No comments:

Powered by Blogger.