Pujian, Racun Yang Manis

08:49
kawan..
makin banyak manisnya gula kau taburkan...
maka makin kau cambuk kesadaranku..
betapa pahitnya kualitas diriku..

kawan..
makin menumpuk rangkaian bunga kau kalungkan..
maka makin kau gugah pemahamanku..
betapa busuknya aroma pekertiku..

kawan..
makin tinggi kedudukanku kau junjung dan elu-elukan..
maka makin mengertilah aku..
betapa pendeknya pencapaianku..

kawan...
janganlah kau jadi lawan...
dengan baluri aku racun mematikan...
yang tampak bagai pujian...

kawan...
alangkah indah puji kau ungkapkan..
bila dibalut Doa serta harapan..
karena hanya bagi-Nya lah s'gala pepujian..

Jakarta, Desember 2010

No comments:

Powered by Blogger.